Cara China Melindungi Diri

Oleh : Fajar Kurnianto
Bisnis Indonesia, Minggu 20 November 2011

Judul : Tembok Besar, China Melawan Dunia 1000 SM – 2000
Penulis : Julia Lovell
Penerbit : Elex Media Komputindo, Jakarta
Tahun : I, Maret 2011
Tebal : xvi+563 halaman

China dalam sejarah dunia dikenal sebagai salah satu peradaban besar dan tertua seperti halnya Yunani, Mesopotamia, dan India. Maka bisa dimaklumi jika kemudian saat ini China menjadi kekuatan dunia yang sangat diperhitungkan.

China hari ini merupakan matarantai dari sejarah China masa lalu yang pernah terpecah dalam beberapa negara/dinasti, saling berperang, yang silih berganti menjadi penguasa, sebelum akhirnya bersatu. Tembok Besar (Great Wall) yang dikenal saat ini, menjadi rangkaian lanjutan dari sejarah tembok-tembok yang dibentuk sebelumnya, jadi saksi bisu bagaimana perjalanan China sepanjang sejarah, terutama bagaimana China berhubungan dengan dunia luar.

Bagi Julia Lovell dalam buku ini, tembok itu bukan hanya gambaran warisan besar sejarah China, tapi juga sejarah China dalam berhubungan dengan dunia luar. Letaknya yang kebanyakan di sebelah utara, tempat suku barbar berada, dapat menjelaskan hal ini.

China lampau sering mengalami banyak peperangan dengan suku-suku barbar (bangsa Mongol) di utara (luar China), selain berperang dengan bangsa sendiri pada era yang disebut dengan masa negara-negara pecah dan perang.

Dengan alasan untuk perlindungan itulah ide membuat tembok muncul. Tembok negara pertama dibangun negara Chu sekitar tahun 656 SM. Diteruskan kemudian pada sekitar 300 SM membangun tembok perbatasan oleh negara-negara di utara. Tembok ini tidak panjang terus-menerus tapi merupakan kumpulan tembok-tembok pendek yang mengikuti bentuk pegunungan China utara. Tembok inilah yang kita saksikan saat ini.

Lovell, yang saat ini menjadi dosen sejarah dan literatur China di University of Cambridge, berhasil mengungkap secara detail banyak sekali kisah terfragmentsi terjadi di seputar Tembok Besar. Dengan gaya tutur jurnalis yang mengalir, kaya cerita, dan kepiawaiannya mengolah data sejarah, membawa pembaca ke latar China lampau hingga China modern, dengan tembok-tembok dan cerita-cerita di seputarnya.

Tembok Besar, secara fisik, merupakan bagian dari lanjutan pembuatan tembok dari masa-masa sebelumnya, mengikuti perkembangan. Secara nonfisik atau metaforis, sejarah tembok China menjadi gambaran China melindungi budaya dan politiknya sekaligus melawan dunia luar.

Jika pada masa imperialisme dan sekarang China ‘melawan’ Barat, ini tidak mengherankan. Sejarah tembok China sejak lampau sudah menjelaskannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s